3. Kegunaan koloid

  1. Pengendap Cotrell dapat digunakan untuk mengurangi polusi udara dari pabrik.
  2. Prinsip dialisis digunakan untuk membantu pasien gagal ginjal.
  3. Pada pencelupan tekstil digunakan zat koloid untuk mempermudah pemberian warna.
  4. Pembentukan delta di muara sungai.
  5. Pada penjernihan air digunakan alumunium sulfat untuk mengkoagulasi zat pengotor dalam air.
  6. Sabun sebagai zat pengemulsi untuk menghilangkan zat pengotor yang tidak bercampur dengan air.
  7. Berbagai makanan dan obat-obatan berupa koloid.
  8. Berbagai kosmetik seperti body lotion dan hand cream.
  9. Alumunim klorida adalah suatu bahan untuk deodorant.
  10. Cat “emulsi” dan “emulsi fotografi” adalah zat koloid.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: